Keluarga Korban Kecelakaan Skuter Pertanyakan Keseriusan Polisi

JAKARTA   – Keluarga korban kecelakaan skuter listrik yang tewas ditabrak mobil Toyota Camry di Jalan Pintu Satu Senayan mempertanyakan ke...

JAKARTA  – Keluarga korban kecelakaan skuter listrik yang tewas ditabrak mobil Toyota Camry di Jalan Pintu Satu Senayan mempertanyakan keseriusan polisi dalam menangani kasus ini. Pasalnya, meski ada dua nyawa orang melayang, namun pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka hanya dikenai wajib lapor.

Rudi Yohanes, ayah kandung Ammar yang jadi korban tewas kecelakaan yang mempertanyakan keseriusan polisi atas musibah yang menimpa anaknya. Pasalnya, saat ini polisi hanya menetapkan wajib lapor kepada pelaku berinisial DH. "Saya mempertanyakan alasan polisi yang sampai sekarang belum menahan pelaku. Hukum kita kan sudah jelas," katanya, Kamis (14/11/2019).

Dikatakan Rudi, dirinya yang pada Rabu (13/11/2019) yang mendatangi Ditlantas Polda Metro Jaya bersama saksi mata yang merupakan teman korban, mengaku tak melihat pelaku di kantor tersebut. "Waktu itu katanya si pengendara sudah ditangkap, tapi kemarin saya tidak lihat dia di kantor polisi," tuturnya.

Meski sudah mengikhlaskan kepergian putranya, namun Rudi dan keluarga berharap polisi bisa berlaku profesional dan tidak tebang pilih dalam menangani kasus ini. "Yang saya tahu kan kasusnya tetap berjalan walau saya tidak membuat laporan. Saya percaya saja sama mereka (penyidik)," katanya.

Pernyataan yang sama juga disampaikan Alan, kakak kandung Ammar, yang kecewa berat lantaran polisi saat ini hanya menetapkan wajib lapor kepada tersangka berinisial DH. Ia menduga ada suatu hal di balik keputusan polisi yang tak menahan pelaku. "Saya kecewa dengan tindakan polisi, pasti ada sesuatu dibelakangnya," tuturnya.

Kekecewaan itu, sambung Alan, karena meski pelaku yang menghilangkan dua nyawa sekaligus, juga mengendarai mobil dalam keadaan mabuk.

Atas hal itu, ia menilai polisi telah tebang pilih dalam melakukan penyidikan kasus yang berpotensi memperlambat pengungkapan kasus tersebut. "Kesannya ini polisi memperlambat proses hukum," tutur Alan.

Beredar kabar, pelaku penabrak dua pengguna skuter listrik itu adalah anak dari anggota DPD RI. Dan atas hal itu, banyak dugaan muncul atas upaya polisi yang memberikan perlakuan istimewa terhadap pelaku. (ifand/win)



Sumber: Poskotanews.com

COMMENTS


loading...
Loading...

Share

$type=three$author=hide$comment=hide$rm=hide$va=hide$snippet=hide$count=6$label=0

Loading...
Nama

Asusila,2,Curas,2,FOKUS,146,Insiden,4,KRIMINAL,1,Narkoba,3,RAGAM,1,Terorisme,3,
ltr
item
Kabar Kriminal: Keluarga Korban Kecelakaan Skuter Pertanyakan Keseriusan Polisi
Keluarga Korban Kecelakaan Skuter Pertanyakan Keseriusan Polisi
https://poskotanews.com/cms/wp-content/uploads/2019/11/polda-metro-jaya.jpg
Kabar Kriminal
https://www.kabarkriminal.com/2019/11/keluarga-korban-kecelakaan-skuter.html
https://www.kabarkriminal.com/
https://www.kabarkriminal.com/
https://www.kabarkriminal.com/2019/11/keluarga-korban-kecelakaan-skuter.html
true
4690725287027830542
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy