Polisi kejar sejumlah nama terkait klinik aborsi ilegal di Paseban

Jakarta (ANTARA) - Penyidik Sub Direktorat 3 Sumber Daya Lingkungan (Sumdaling) Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya kini me...

Jakarta (ANTARA) - Penyidik Sub Direktorat 3 Sumber Daya Lingkungan (Sumdaling) Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya kini mengejar beberapa nama yang diduga terkait dengan klinik aborsi ilegal di Jalan Paseban, Senen, Jakarta Pusat.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus mengatakan dia hanya bisa memberikan sejumlah inisial dari target pengejaran petugas karena kepentingan penyidikan.

"Masih ada dokter S, bidan D, bidan IO," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Rabu.

Terkait salah satu DPO yang berinisial S, Yusri menjelaskan dokter S adalah mitra dari dokter MM alias A yang telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polda Metro Jaya.

"Kita ketahui bersama dokter S ini adalah mitra dari dokter A. Kurang lebih tiga bulan mundur dari sekarang ini bahwa memang dokter S sedang mengalami gangguan kesehatan sehingga tidak bisa melakukan kegiatan aborsi di klinik," kata Yusri.

Baca juga: Klinik ilegal gunakan bahan kimia untuk musnahkan janin hasil aborsi
Baca juga: Polisi sebut pasien klinik aborsi ilegal bisa dijerat pidana

Dokter A alias MM ini diketahui sebagai salah satu tersangka yang diamankan petugas saat penggerebekan klinik aborsi ilegal itu pada 10 Februari 2020.

Dalam penggerebekan itu, petugas mengamankan tiga orang yang kemudian ditetapkan sebagai tersangka, yakni MM alias A yang berperan sebagai dokter yang melakukan aborsi, RM sebagai bidan dan S sebagai staf administrasi klinik.

Tersangka MM alias A diketahui berprofesi sebagai dokter. MM dahulu dokter yang berstatus sebagai pegawai negeri di Riau, namun dipecat karena masalah disiplin.

RM berperan sebagai bidan dan juga residivis dalam kasus serupa. Sedangkan S juga residivis dalam kasus yang sama.

Akibat perbuatannya, ketiga tersangka itu saat ini ditahan di Mapolda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih intensif.

Yusri mengatakan tiga tersangka ini terancam hukuman di atas 10 tahun penjara akibat tindak pidana yang mereka lakukan.

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2020



Sumber: Antaranews.com

COMMENTS


loading...
Loading...

Share

$type=three$author=hide$comment=hide$rm=hide$va=hide$snippet=hide$count=6$label=0

Loading...
Nama

Asusila,2,Curas,2,FOKUS,200,Insiden,4,KRIMINAL,1,Narkoba,3,RAGAM,1,Terorisme,3,
ltr
item
Kabar Kriminal: Polisi kejar sejumlah nama terkait klinik aborsi ilegal di Paseban
Polisi kejar sejumlah nama terkait klinik aborsi ilegal di Paseban
https://img.antaranews.com/cache/800x533/2020/02/19/20200210_134801.jpg
Kabar Kriminal
https://www.kabarkriminal.com/2020/02/polisi-kejar-sejumlah-nama-terkait.html
https://www.kabarkriminal.com/
https://www.kabarkriminal.com/
https://www.kabarkriminal.com/2020/02/polisi-kejar-sejumlah-nama-terkait.html
true
4690725287027830542
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy