Polisi tahan dua pemesan aksesoris berpeluru

Jakarta (ANTARA) - Polsek Tambora, Jakarta Barat, menahan dua orang berinisial YS (25) dan RI (26) yang memesan ikat pinggang dengan akseso...

Jakarta (ANTARA) - Polsek Tambora, Jakarta Barat, menahan dua orang berinisial YS (25) dan RI (26) yang memesan ikat pinggang dengan aksesoris selongsong peluru tanpa mesiu.

"Kita amankan dua pelaku tersebut untuk dimintai keterangan," kata Kapolsek Tambora, Kompol Iver Son Manossoh di Jakarta, Jumat.

Selain mengamankan dua orang tersebut, pihaknya juga berhasil mengamankan 126 buah selongsong anak peluru kaliber 7,62 mm tanpa isian mesiu dan 65 buah selongsong peluru kaliber 7,62 mm tanpa anak peluru.

Kanit Reskrim Polsek Tambora Ajun Komisaris Polisi Suparmin menjelaskan, mereka mendapat info awal dari anggota Babinsa dan Binmas Kelurahan Jembatan Besi bahwa YS memesan  ikat pinggang dan aksesoris selongsong peluru melalui seseorang di akun Facebook “Gimbal Rebel Riot" dengan harga Rp1,5 juta.

Dalam pesanannya, YS memberikan alamat tujuan pengiriman paket ke tempat kerja istrinya di rumah konveksi Jalan Jembatan Besi Tambora, Jakarta Barat.

Baca juga: Polisi selidiki begal ponsel bersenjata tajam di Tambora
Baca juga: Polisi dalami motif pelaku tawuran di Tambora bawa sajam dan narkotika

Kemudian anggota mendapatkan informasi tentang adanya kiriman paket berisi peluru dari seseorang yang diantar ke sebuah rumah konveksi di wilayah Jembatan Besi Tambora melalui jasa pengiriman barang.

Setelah dilakukan pengecekan oleh anggota, ternyata benar, seorang karyawan konveksi di Jembatan Besi menerima paket yang dialamatkan kepada temannya bernama RI

Paket berisi 126 selongsong dengan anak peluru kaliber 7,62 mm (tanpa isian mesiu) serta 65 selongsong peluru kaliber 7,62 mm tanpa anak peluru yang sudah terpasang pada ikat pinggang warna hitam.

Petugas kemudian melakukan penggeledahan di rumah kontrakan dan tidak ditemukan benda-benda berbahaya. Setelah dilakukan penyelidikan, polisi mengamankan YS dan RI ke Mapolsek Tambora untuk dimintai keterangan.

"Kami masih memintai keterangan terkait kepemilikan tersebut apakah ada kaitannya dengan jaringan peredaran senjata api dan peluru serta jaringan pelaku kekerasan maupun teror. Untuk keduanya juga kita lakukan tes urine dengan hasil YS positif narkoba sedangkan RI negatif," ujar dua.

Pewarta: Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2020



Sumber: Antaranews.com

COMMENTS


loading...
Loading...

Share

$type=three$author=hide$comment=hide$rm=hide$va=hide$snippet=hide$count=6$label=0

Loading...
Nama

Asusila,2,Curas,2,FOKUS,200,Insiden,4,KRIMINAL,1,Narkoba,3,RAGAM,1,Terorisme,3,
ltr
item
Kabar Kriminal: Polisi tahan dua pemesan aksesoris berpeluru
Polisi tahan dua pemesan aksesoris berpeluru
https://cdn.antaranews.com/cache/800x533/2020/03/13/IMG-20200313-WA0017.jpg
Kabar Kriminal
https://www.kabarkriminal.com/2020/03/polisi-tahan-dua-pemesan-aksesoris.html
https://www.kabarkriminal.com/
https://www.kabarkriminal.com/
https://www.kabarkriminal.com/2020/03/polisi-tahan-dua-pemesan-aksesoris.html
true
4690725287027830542
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy