Polisi tangkap dua penyebar hoaks sekuriti pingsan karena COVID-19

Keduanya berprofesi sebagai karyawan di kawasan tersebut Jakarta (ANTARA) - Anggota Polsek Tanjung Duren Jakarta Barat menangkap dua pelak...

Keduanya berprofesi sebagai karyawan di kawasan tersebut

Jakarta (ANTARA) - Anggota Polsek Tanjung Duren Jakarta Barat menangkap dua pelaku penyebar hoaks sekuriti yang pingsan di wilayah tersebut karena terpapar virus Corona (COVID-19), tak kurang dari 24 jam.

Kapolres Metro Jakarta Barat Komisaris Besar Polisi Audie S Latuheru menyebut dua pelaku tersebut bernisial CL (57) dan LL (26), yang merupakan karyawan di sekitar lokasi kejadian.

"CL itu laki-laki yang merekam peristiwa tersebut, dan LL menyebarkan ke grup-grup Whatsapp-nya dan kemudian menjadi viral dan cukup ramai dibicarakan," ujar Audie di Jakarta, Kamis.

Dalam rekaman video berdurasi 1 menit 11 detik, tampak seorang anggota sekuriti, diketahui bernama Bagaskara (21), jatuh pingsan di pos penjagaan rukan sentral Latumenten Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Audie membenarkan video yang beredar tersebut.

Baca juga: Hoaks, Gubernur DKI serukan penghentian hubungan suami istri

Baca juga: Benarkah diperlukan izin polisi untuk masuk Jakarta? Ini faktanya

Baca juga: Polisi sebut hoaks Jakarta "lockdown", warga luar harus izin

Namun Audie menyayangkan perilaku dua tersangka tersebut yang sengaja menimbulkan keonaran, dengan membuat narasi yang menciptakan ketakutan dalam masyarakat, seolah-seolah pegawai sekuriti itu terpapar COVID-19.

"Kami juga ingin menyampaikan pada masyarakat untuk tidak mudah menyebarkan satu berita bahwa tentang COVID-19 atau Corona, sudah ada bagian yang akan memberikan penerangan kepada masyarakat," kata dia.

Audie menyarankan agar sebaiknya tidak percaya kepada berita-berita yang beredar di sosial media, kemudian ikut menyebarkan. Sementara berita-berita di media sosial, tidak memberi kejelasan sumbernya dari mana.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para pelaku dikenakan Pasal 28 ayat 1 yunto 45 a ayat 1 UURI No. 19 tahun 2016 perubahan atas HARI no. 11 tahun 2008 tentang ITE dan atau pasal 15 UURI No. 1 tahun 1946.

"Yang mana dalam UU ITE ancaman hukumannya enam tahun penjara dan untuk UU RI No 1 tahun 1946, ancamannya dua tahun penjara," ujar Audie.
 

Pewarta: Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020



Sumber: Antaranews.com

COMMENTS


loading...
Loading...

Share

$type=three$author=hide$comment=hide$rm=hide$va=hide$snippet=hide$count=6$label=0

Loading...
Nama

Asusila,2,Curas,2,FOKUS,145,Insiden,4,KRIMINAL,1,Narkoba,3,RAGAM,1,Terorisme,3,
ltr
item
Kabar Kriminal: Polisi tangkap dua penyebar hoaks sekuriti pingsan karena COVID-19
Polisi tangkap dua penyebar hoaks sekuriti pingsan karena COVID-19
https://cdn.antaranews.com/cache/800x533/2020/03/26/IMG-20200326-WA0030_2.jpg
Kabar Kriminal
https://www.kabarkriminal.com/2020/03/polisi-tangkap-dua-penyebar-hoaks.html
https://www.kabarkriminal.com/
https://www.kabarkriminal.com/
https://www.kabarkriminal.com/2020/03/polisi-tangkap-dua-penyebar-hoaks.html
true
4690725287027830542
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy