Kasus Pemalsuan Kartu Pintar Blue Pertama Kali Diungkap di Malang

Malang(beritajatim.com) – Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi merilis kasus pemalsuan Bukti Lulus Uji Elektronik atau B...

Malang(beritajatim.com) – Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi merilis kasus pemalsuan Bukti Lulus Uji Elektronik atau Blue pertama kali di Indonesia. Blue adalah kartu pintar pengganti buku uji kendaraan atau biasa disebut KIR. Program ini baru dilaunching awal 2020 dan diberlakukan ke seluruh Indonesia.

“Kalau ini tidak segera ditangkap Polres Malang bisa semakin banyak pemalsuan Blue. Sejak dilaunching pemalsuan Blue, baru kali ini di Malang,” ujar Budi Setiyadi di Malang, Kamis, (27/8/2020).

Budi mengatakan kasus ini bermula dari sebuah truk yang terjaring razia. Polisi melakukan penyidikan karena ada indikasi pemalsuan. Setelah diperiksa ternyata, Blue yang dimiliki pengendara memang palsu.

Secara fisik kartu pintar palsu mirip dengan Blue namun saat di scan dengan alat khusus data dalam chip yang terpasang tidak mendeteksi data-data kendaraan itu telah lolos dengan serangkaian uji dimensi dan kelayakan yang seharusnya ada di dalam Blue.

“Dalam Blue ini ada data, membaca kartu pintar ini membutuhkan alat, di setiap tempat timbang atau test kir bisa diketahui. Sementara yang palsu secara fisik sama, tapi di dalam chip tidak ada data sama sekali,” ucap Budi Setiyadi.

Blue merupakan inovasi dari Kementerian Perhubungan sebagai pengganti KIR. Jika sebelumnya dengan cara konvensional bukti uji kendaraan dipasang pada bodi kendaraan. Dengan Blue petugas cukup memeriksa kartu dengan alat pembaca yang mereka miliki. Blue harus diperbaharui enam bulan sekali.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Malang AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo mengatakan dua pelaku ini berinisial K ditangkap di rumahnya pada 12 Agustus silam sementara AG ditangkap Rabu dinihari setelah kabur ke luar kota. Kedua tersangka ditangkap karena tindakan mereka merugikan negara.

“Saat ini sedang penyidikan, kita sedang telisiki dari mana mereka mendapat bahan itu,” kata Andaru.

Andaru menyebut modus yang dilakukan oleh K dan AG pura-pura menjadi calo pengurusan Blue. Tarif yang dipasang lebih besar dari ketentuan yang ada. Secara materil sebenarnya masyarakat dirugikan. Karena Blue palsu yang disediakan oleh K dan AG biaya yang dikeluarkan mulai dari Rp400 ribu hingga Rp2 juta.

“Biaya resmi puluhan ribu, yang palsu Rp400 ribu sampai Rp2 juta. Pengakuan sementara 4 kali, namun masih kami dalami kemungkinan ada temuan baru. Tidak menutup kemungkinan mereka satu jaringan dengan pelaku pemalsu buku KIR program lama. Kedua tersangka kita jerat pasal 263 dan 264 KUHP tentang pemalsuan ancaman hukuman 6 tahun,” tandas Andaru. (luc/ted)





Sumber: Beritajatim.com

COMMENTS


loading...
Loading...

Share

$type=three$author=hide$comment=hide$rm=hide$va=hide$snippet=hide$count=6$label=0

Loading...
Nama

Asusila,2,Curas,2,FOKUS,145,Insiden,4,KRIMINAL,1,Narkoba,3,RAGAM,1,Terorisme,3,
ltr
item
Kabar Kriminal: Kasus Pemalsuan Kartu Pintar Blue Pertama Kali Diungkap di Malang
Kasus Pemalsuan Kartu Pintar Blue Pertama Kali Diungkap di Malang
Kabar Kriminal
https://www.kabarkriminal.com/2020/08/kasus-pemalsuan-kartu-pintar-blue.html
https://www.kabarkriminal.com/
https://www.kabarkriminal.com/
https://www.kabarkriminal.com/2020/08/kasus-pemalsuan-kartu-pintar-blue.html
true
4690725287027830542
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy