Dituding Curi Traffic, Reseller Online Mengadu ke Polda Jatim

Surabaya (beritajatim.com) P etinggi CV JHI  dipolisikan oleh resellernya yakni Agustinus Santoso (32). Agustinus merasa dicemarkan ole...

Surabaya (beritajatim.com) Petinggi CV JHI  dipolisikan oleh resellernya yakni Agustinus Santoso (32). Agustinus merasa dicemarkan oleh Hy dan ZJ karena dituding melakukan pencurian traffic terkait jual beli produk JHI  berupa tas, seoatib dan jam tangan yang dipasarkan secara online. Padahal, pelapor merupakan reseler resmi dari produk-produk JHI.

Kuasa hukum Agustinus, Hermawan Benhard Manurung mengatakan, Laporan dan Pengaduan tersebut telah diterima oleh Unit satu (1) Subdit V Siber Ditreskrimum Polda Jatim, pada Rabu (14/10/2020) sore.

” Sore ini, mendampingi klien saya pak Agustinus, kami melaporkan dugaan pelanggaran UU ITE pasal 27 ayat 3 juncto pasal 310 dan 311 KUHP.”papar Benhard, di gedung Mapolda Jatim, Rabu sore (13/10/2020).

Laporan ini menurut Benhard masih berupa Lapdu (Laporan dan Pengaduan). Setelah melakukan pendalaman, Penyidik akan segera menerbitkan LP dan menaikkan pengaduan menjadi penyidikan.

“Menurut penyidik tadi, klien kami akan dipanggil dan tetap kami dampingi, baru LP nya diterbitkan,” terang Benhard.

Ditandaskan Benhard, Frasa “mencuri Traffic” yang dituduhkan oleh terlapor haruslah berdasarkan bukti yang dapat dipertanggung jawabkan. Setidaknya bukti putusan yang sudah inkrah dari pengadilan.

Apabila hal itu tidak dapat ditunjukkan, sambung Benhard, secara tidak langsung kata tersebut tergolong perkataan fitnah yang dapat merugiakan kliennya.

Selain melapor ke Polisi, Benhard juga berencana mengajukan gugatan perdata di PN Surabaya karena kliennya merasa dirugikan.

“Untuk ganti kerugainnya kami akan layangkan gugatan perdata. Tapi biar proses pidanaya berjalan dulu agar ada kepastian hukum,”papar Banhard.

Dikesempatan yang sama, Agustinus selaku pelapor dalam perkara ini menerangkan, pengaduan ini dipicu adanya sebuah surat dari CV. JHI  yang disebarkan diberbagai media sosial antara lain aplikasi Line, WhatsApp dan juga lainnya yang beranggotakan sekitar 750 orang.

Surat tersebut pada intinya ditujukan pada seluruh Supplier CV JHI dengan memuat empat point tudingan, salah satunya menuduh Agustinus dan istrinya selaku pemililik aplikasi appstore JHI  online telah melakukan “pencurian Traffic”.

Padahal, kata Agustinus, ia dan istrinya telah menjadi reseller dari Produk JHI sejak lima tahun lalu. Dan melakukan promosi melalui internet dan media sosial dengan mengeluarkan biaya puluhan juta rupiah supaya dapat mendongkrak traffic pengunjung.

“Yang paling merugikan kata (point’) nomer empat kita disebut melakukan tindakan yang merisihkan beberapa supplier, yaitu mencuri traffic yang ada di akun Instagram supplier lain,”kata Agustinus.

Pelapor menyesalkan frasa atau kata “mencuri traffic” yang dituduhkan oleh HY dan ZJ.

“Bagaiamana dikatakan traffic itu dicuri, traffic ini adalah dari nilai pengunjung. Kalau bicara dicuri, dicuri berapa banyak, terus keruginnya berapa?,” kata Agustinus.

Bukan hanya sampai disitu, Agustinus juga memiliki bukti adanya broadcast, yang berisi ajakan untuk menjelekkan AppStore miliknya yang sudah masuk di aplikasi belanja online Shopee.

“Ada juga broadcast, ajakan ke semua reseler untuk menjelekkan aplikasi kita. Dan ada bukti chat (Chatting) atau komentar dari reseller-reselar yang di Shoppe yang akhirnya memaki-maki kita,”kata Agustinus.

Dari serangkain peristiwa itu, Agustinus dan isrinya terpaksa memberhentikan semua sektor bisnis penjualan E-commerce miliknya, termasuk Aplikasi (AppStore), Website, dan juga mengurangi karyawan.

Pelapor dalam perkara mengklaim mengalami kerugian sekitar Rp 1 Miliar lebih.

“Kalau secara kerugian dari omset saya saja 500 juta perbulan, bisa lebih dari 1 miliar (kerugiannya),”ungkapnya.

Merasa nama baiknya tercemar dan mengalami kerugian materiil dan immateriil mencapai miliaran rupiah, Agustinus memutuskan menempuh upaya hukum dengan melaporkan HY dan ZJ ke Polda Jatim. [uci/ted]





Sumber: Beritajatim.com

COMMENTS


loading...
Loading...

Share

$type=three$author=hide$comment=hide$rm=hide$va=hide$snippet=hide$count=6$label=0

Loading...
Nama

Asusila,2,Curas,2,FOKUS,172,Insiden,4,KRIMINAL,1,Narkoba,3,RAGAM,1,Terorisme,3,
ltr
item
Kabar Kriminal: Dituding Curi Traffic, Reseller Online Mengadu ke Polda Jatim
Dituding Curi Traffic, Reseller Online Mengadu ke Polda Jatim
Kabar Kriminal
https://www.kabarkriminal.com/2020/10/dituding-curi-traffic-reseller-online.html
https://www.kabarkriminal.com/
https://www.kabarkriminal.com/
https://www.kabarkriminal.com/2020/10/dituding-curi-traffic-reseller-online.html
true
4690725287027830542
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy