Kasus Perkosaan Santri, Polisi Dituding Mengulur Waktu

Jombang (beritajatim.com) – Masih ingat kasus dugaan perkosaan yang dilakukan anak seorang kiai di Jombang, MSA, terhadap santrinya? H...

Jombang (beritajatim.com) – Masih ingat kasus dugaan perkosaan yang dilakukan anak seorang kiai di Jombang, MSA, terhadap santrinya? Hingga satu tahun, kasus tersebut belum ada perkembangan. Bahkan cenderung jalan di tempat.

Atas kondisi itu, Aliansi Kota Santri Lawan Kekerasan Seksual mendesak Polda Jatim segera melengkapi berkas perkara sesuai petunjuk jaksa sebelum tepat satu tahun perkara ini dilaporkan, yakni 29 Oktober 2020. Aliansi yang beranggotakan aktivis itu juga meminta agar polisi segera menyerahkan tersangka kepada kejaksaan.

“Kami mendesak Polda Jatim segera menuntaskan penyidikan perkara ini secara profesional, transparan dan akuntabel sebagaimana ketentuan dalam Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia No. 14 tahun 2012 tentang Manajemen Penyidikan Tindak Pidana,” kata Ana Abdillah, juru bicara Aliansi Kota Santri Lawan Kekerasan Seksual melalui siaran persnya, Selasa (27/10/2020).

Ana juga menyatakan bahwa polisi harus mempertimbangkan posisi rentan korban sebagai perempuan serta trauma yang dialami korban. “Kami mendesak agar polisi menerapkan ancaman hukuman maksimal Pasal 285 KUHP, Jo Pasal 286 KUHP Jo Pasal 294 ayat (2) KUHP. Juga melibatkan secara penuh orangtua, kuasa hukum, dan pendamping sosial korban,” sambungnya.

Dijelaskan Ana, kasus dugaan perkosaan itu dilaporkan sejak 29 Oktober 2019 dengan nomor: No LPB/392/X/RES/1.24/2019/JATIM/RESJBG. Namun semakin hari, penangannya berjalan semakin melamban bahkan berpotensi mereviktimisasi korban dalam prosedur hukum yang tidak berkeadilan gender.

Polda Jatim, menurut Ana, terkesan mengulur-ulur waktu, dengan berbagai macam alasan, salah satunya situasi pandemi covid-19. Dengan semakin molornya proses penyidikan, dikhawatirkan tersangka melarikan diri dan merusak barang bukti.

Selain itu juga mengulangi tindak pidana, termasuk melakukan intimidasi kepada korban dalam proses penyidikan perkara ini oleh pihak yang tidak dikenali untuk meminta penyelesaian kasus di luar jalur hukum.

Sementara situasi timpang dijalani oleh tersangka, yakni terus mendapat perlakuan khusus dengan pemakluman yang cenderung mengistimewakan pelaku dalam prosedur pemeriksaannya. Mulai tahap pemeriksaan di Polres Jombang hingga pasca pelimpahan kasus di Polda Jatim.

“Melemahnya komitmen dan ketidakseriusan penyidik Polda Jatim untuk segera mengambil langkah hukum penyelesaian kasus dibuktikan 2 kali kasus yang dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Jawa Timur akhirnya dikembalikan (P-19) dengan alasan tidak terpenuhinya syarat materil dan Formil yang diminta oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU),” urainya.

Bahkan, lanjut Ana, audiensi Tim Kuasa Hukum beriringan dengan masa unjuk rasa di depan Polda Jatim memunculkan statemen perwakilan Polda Jatim yang mengatakan jika butuh pendekatan humanis untuk melakukan penahanan terhadap tersangka.

“Namun jika direfleksikan dalam tahapan prosedur hukum selama satu tahun ke belakang sangat memberatkan situasi korban, yang tentu berdampak pada kondisi psikologis yang dialaminya,” katanya.

Seperti diberitakan, pada Selasa (29/10/2020), seorang putra kiai di Jombang berinisial MSA dilaporkan oleh NA, salah satu santri perempuan asal Jawa Tengah karena kasus pencabulan. MSA pun ditetapkan sebagai tersangka pada 12 November 2019 oleh Polres Jombang.

Namun, selepas dua kali dilayangkan panggilan, tersangka tak juga memenuhi panggilan penyidik. Upaya paksa untuk menghadirkan MSA tak dilakukan polisi. Polres Jombang justru melimpahkan kasus ini ke Polda Jatim sejak 15 Januari 2020. [suf]





Sumber: Beritajatim.com

COMMENTS


loading...
Loading...

Share

$type=three$author=hide$comment=hide$rm=hide$va=hide$snippet=hide$count=6$label=0

Loading...
Nama

Asusila,2,Curas,2,FOKUS,200,Insiden,4,KRIMINAL,1,Narkoba,3,RAGAM,1,Terorisme,3,
ltr
item
Kabar Kriminal: Kasus Perkosaan Santri, Polisi Dituding Mengulur Waktu
Kasus Perkosaan Santri, Polisi Dituding Mengulur Waktu
Kabar Kriminal
https://www.kabarkriminal.com/2020/10/kasus-perkosaan-santri-polisi-dituding.html
https://www.kabarkriminal.com/
https://www.kabarkriminal.com/
https://www.kabarkriminal.com/2020/10/kasus-perkosaan-santri-polisi-dituding.html
true
4690725287027830542
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy