Lawan Citraland, Tarip Serahkan Bukti di Persidangan

Surabaya (beritajatim.com) – Gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) dan ganti rugi yang diajukan Tarip dan kawan-kawan terhadap Slamet ...

Surabaya (beritajatim.com) – Gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) dan ganti rugi yang diajukan Tarip dan kawan-kawan terhadap Slamet Mulyosari, mantan Lurah Sambikerep, Kepala Kelurahan Sambikerep, PT. APTA Citra Surya, Citraland, Badan Pertanahan Nasioanal (BPN) kota Surabaya dan Surabaya Interculture School sebagai pihak tergugat dan turut tergugat digelar di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (14/10/2020).

Sidang perkara perdata dengan nomor 497/Pdt.G/2020/PN.Sby itu digelar dengan agenda penyerahan bukti-bukti surat. “Hari ini kita sebagai kuasa hukum pihak penggugat sudah mempersiapkan 24 alat bukti. Sidang ini sendiri ditunda untuk putusan sela, terkait kompetensi absolut,” kata Syarifudin Rakib, ketua tim pengacara Tarip dan kawan-kawan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (14/10/2020).

Syarifudin menjelaskan, perbuatan melawan hukum yang dilakukan para tergugat adalah terkait adanya pencoretan-pencoretan dalam Petok D No. 61 yang dilakukan oleh Slamet Mulyosari, yang pada waktu itu menjabat sebagai Lurah Sambikerep.

“Kami tidak mempermasalahkan tentang SGHB, ini bukan menyangkut SHGB. Saya sangat yakin majelis hakim PN Surabaya akan obyektif karena ini murni perbuatan melawan hukum dan bukan SHGB yang diterbitkan. Saya yakin ini menyangkut kepentingan pihak Citraland sebagai tergugat satu. Sebab PT Citraland sendiri sudah mengakui bahwa terbitnya SHGB tersebut berdasarkan Petok D No.61,” katanya.

Tarip, Rupi, Misri dan Sladi mantap menggugat perbutaan melawan hukum dan ganti rugi kepada Slamet Mulyosari, mantan Kepala Kelurahan Sambikerep, Kepala Kelurahan Sambikerep, PT. APTA Citra Surya, Citraland, Badan Pertanahan Nasioanal (BPN) kota Surabaya dan Surabaya Interculture School ke Pengadilan Negeri Surabaya.

Gugatan itu dilayangkan Tarip dan kawan kawan karena mereka sudah melakukan perbuatan melawan hukum terhadap persil tanah miliknya.

Diceritakan oleh Syarifudin Rakib, didusun Kalijaran, Kelurahan Sambikerep (dahulu disebut Karangpilang) Kecamatan Sambikerep, Surabaya terdapat 5 bidang tanah sawah dan tanah kering milik Bodin P Tarip yang dikelola atau digarap oleh Bodin P Tarip beserta anak-anaknya. Hal itu diketahui dan disebutkan juga dalam Petok D No. 61 Kelurahan Sambikerep dengan beberapa Persil.

Bodin P Tarip kemudian meninggal dunia pada 8 September 2010, sesuai Akta Kematian No 3578-KM-27112012.0040 yang diterbitkan Kantor Dispendukcapil 27 November 2012 dengan meninggalkan 4 orang anak yakni, Tarip (75), Rupi (68), Misri (54) dan Sladi (52).

“Berdasarkan penetapan waris Pengadilan Agama Surabaya No 1224/Pdt.P/2014/PA.Sby tanggal 4 Nopember 2014 sekarang keempat anak dari Bodin P Tarip kedudukan hukumnya selaku para penggugat,” ungkap Syarifudin.

Menurut Syarifudin, alasan ahli waris Bodin P Tarip mengajukan gugatan ke PN Surabaya dan menuntut agar 5 bidang tanahnya dahulu direkayasa oleh Slamet Mulyosari mantan lurah tahun 1990 sekaligus tergugat satu.

Dengan kompensasi sejumlah uang yang secara nyata dan jelas tertulis dalam Petok D No. 61 yang pernah dilegalisir oleh Kepala Kelurahan Indah Purwaningsih. S.Sos pada 3 Juli 2017. “Saya ada bukti-bukti penerimaan uang yang diterima Slamet Mulyosari,” sambungnya.

Syarifudin juga memaparkan telah terjadi rekayasa, dibuktikan dengan adanya coretan-coretan pada Petok D No.61 Kelurahan Sambikerep (dahulu disebut Karangpilang) yang menyebutkan mutasi, namun faktanya dasar mutasi tersebut dibuat peralihan, dengan merubah 5 nomer persil,:

Tanah Sawah : Persil No 170 S kelas II dimutasi ke Persil No 1484 dan Persil No 1485. Persil No 170 kelas II dimutasi ke Persil No 2138. Tanah Kering :Persil No 136 D kelas I dimutasi ke Persil No 2303. Persil No 138 D kelas II dimutasi ke Persil No 2138.

“Akibat dari rekayasa yang merupakan perbuatan melawan hukum tersebut, maka pada Persil-Persil yang dimutasi itulah yang diajukan sertifikat ke Badan Pertanahan Surabaya (BPN 1) dan telah terbit Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) No 1064 atas nama Citraland (turut tergugat I). SHGB No 1064 tersebut merupakan sertifikat induk, yang kemudian oleh Citraland diajukan pemecahan lagi untuk International Culture School (turut tergugat III),” pungkasnya.

Sementara dari pihak Citraland saat dimintai komentar belum bersedia memberikan tanggapan. [uci/suf]





Sumber: Beritajatim.com

COMMENTS


loading...
Loading...

Share

$type=three$author=hide$comment=hide$rm=hide$va=hide$snippet=hide$count=6$label=0

Loading...
Nama

Asusila,2,Curas,2,FOKUS,172,Insiden,4,KRIMINAL,1,Narkoba,3,RAGAM,1,Terorisme,3,
ltr
item
Kabar Kriminal: Lawan Citraland, Tarip Serahkan Bukti di Persidangan
Lawan Citraland, Tarip Serahkan Bukti di Persidangan
https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2020/10/IMG_9038-14-10-20-07-15-300x135.jpg
Kabar Kriminal
https://www.kabarkriminal.com/2020/10/lawan-citraland-tarip-serahkan-bukti-di.html
https://www.kabarkriminal.com/
https://www.kabarkriminal.com/
https://www.kabarkriminal.com/2020/10/lawan-citraland-tarip-serahkan-bukti-di.html
true
4690725287027830542
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy