Korupsi Dana Desa Rp 300 Juta, Kades Sumber Kradenan Malang Masuk Penjara

Malang (beritajatim.com) – Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang menahan Ahmad Zaini, warga Desa Sumber Kradenan, Kecamatan Pakis, Kabupat...

Malang (beritajatim.com) – Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang menahan Ahmad Zaini, warga Desa Sumber Kradenan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Setelah menjalani pemeriksaan sejak pukul 11.30 wib, Ahmad Zaini yang kini masih menjabat Kepala Desa Sumber Kradenan, Pakis, Kabupaten Malang, ditetapkan Kejaksaan sebagai tersangka kasus korupsi Alokasi Dana Desa (ADD)/ Dana Desa (DD).

Usai menjalani serangkaian pemeriksaan, Ahmad Zaini langsung dibawa petugas Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang menuju mobil tahanan sekira pukul 15.10 wib. Ahmad Zaini diduga tidak mengerjakan fisik atau bangunan seperti Gapura Desa dan Jalan Rabat Beton sesuai ADD/DD tahun 2019.

“Ahmad Zaini kita tetapkan sebagai tersangka dan langsung kita tahan mulai hari ini. Penahanan kita lakukan sampai 20 hari kedepan,” ungkap Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasiepidsus) Kabupaten Malang, Agus Hariyono, Rabu (11/11/2020) sore usai pemeriksaan.

Menurut Agus, dari proyek fisik ADD/DD tahun 2019 lalu, tersangka tidak menggunakan anggaran sebagaimana mestinya. “Total anggaran yang dikorupsi sebesar Rp 300 juta  Seharusnya untuk fisik gapura desa, lalu jalan rabat beton,” beber Agus.

Agus melanjutkan, penahanan Kades Sumber Kradenan hari ini karena sudah sesuai dengan sejumlah alat bukti dan saksi-saksi. “Tersangka mengakui dana Rp 300 juta itu dipakai untuk kepentingan pribadi. Tidak digunakan untuk fisik pembangunan desa. Karena sudah sesuai keterangan saksi-saksi, keterangan inspektorat dan saksi ahli, hari ini langsung kita tetapkan sebagai tersangka dan kita tahan,” tegas Agus.

Sudah 11 saksi didatangkan Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang dalam kasus ini. Alasan penahanan, tambah Agus, hukuman dari kasus ini lebih dari 5 tahun penjara. Lalu posisi Ahmad Zaini sebagai Kades aktif, dikhawatirkan menghilangkan barang bukti dan mempengaruhi keberadaan para saksi.

“Untuk memudahkan proses pemeriksaan juga, itu sebabnya langsung kita tahan. Tersangka kita jerat pasal 2 dan pasal 3 Undang-Undang Tipikor ancaman minimal 4 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara dan bisa dihukum mati bilamana dalam keadaan darurat atau tertentu,” Agus mengakhiri. (yog/ted)





Sumber: Beritajatim.com

COMMENTS


loading...
Loading...

Share

$type=three$author=hide$comment=hide$rm=hide$va=hide$snippet=hide$count=6$label=0

Loading...
Nama

Asusila,2,Curas,2,FOKUS,200,Insiden,4,KRIMINAL,1,Narkoba,3,RAGAM,1,Terorisme,3,
ltr
item
Kabar Kriminal: Korupsi Dana Desa Rp 300 Juta, Kades Sumber Kradenan Malang Masuk Penjara
Korupsi Dana Desa Rp 300 Juta, Kades Sumber Kradenan Malang Masuk Penjara
Kabar Kriminal
https://www.kabarkriminal.com/2020/11/korupsi-dana-desa-rp-300-juta-kades.html
https://www.kabarkriminal.com/
https://www.kabarkriminal.com/
https://www.kabarkriminal.com/2020/11/korupsi-dana-desa-rp-300-juta-kades.html
true
4690725287027830542
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy